HERBAL BUNGA MATAHARI, MANFAAT MINYAK, KWACI & BUNGA MATAHARI

(oleh Prof. DR. Ir. Made Astawan, MS, Ahli Teknologi Pangan dan Gizi dari IPB)

Biji bunga matahari diambil dari bunga matahari. Tanaman ini mudah ditemui. Disebut bunga matahari karena bunga tersebut ketika merekah berukuran besar dengan berwarna kuning cerah seperti matahari. Pada siang hari, bunga tersebut selalu menghadap ke arah matahari bergulir. Pada malam hari, bunga ini tertunduk ke bawah.

Tanaman bunga matahari tumbuh subur di daerah pegunungan karena memiliki kelembaban cukup dan banyak mendapatkan sinar matahari langsung. Pohonnya tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.500 m diatas permukaan laut. Banyak orang yang menganggap bahwa tanaman berumur pendek ini sebagai tanaman hias belaka. Bentuk dan warna bunganya memang sangat menarik hati dan indah untuk dipandang mata.

AWET MUDA
Bila Anda ingin awet muda dan selalu terlihat cantik, biji bunga matahari merupakan pilihan yang tepat. Biji bunga matahari merupakan sumber vitamin E yang sangat baik. Konsumsi 100 gram biji bunga matahari dapat memenuhi 250,9% kebutuhan tubuh akan vitamin E dalam sehari.

Vitamin E merupakan salah satu vitamin antioksidan yang berfungsi untuk melindungi kerusakan sel-sel tubuh akibat serangan radikal bebas. Berkat anti oksidan inilah, tubuh dapat dipertahankan untuk selalu tampak bugar dan awet muda.

Vitamin E juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin E dapat melindung sel-sel kulit akibat radikal bebas, melindungi kerusakan DNA sel-sel kulit sehingga dapat mencegah kerusakan serabut kalogen dan elastin yang memicu terjadinya kulit keriput dan kendur. Vitamin E juga dapat untuk mengatasi jerawat, peradangan dan pembentukan jaringan parut, serta dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

Vitamin E juga mempunyai fungsi mengurangi risiko terjadinya pembekuan darah, mencairkan bekuan darah, mencegah penyumbatan pembuluh darah, menguatkan dinding pembuluh darah kapiler, meningkatkan pembentukan sel-sel darah merah, mengurangi kadar gula darah, memperbaiki kerja insulin, serta meningkatkan kekuatan otot dan stamina. Selain itu, vitamin E juga dapat mencegah degenerasi saraf penglihatan, mencegah kerusakan sel-sel saraf, meningkatkan gairah seksual, serta mempertahankan kekebalan tubuh dan menguatkan sel-sel darah putih. Vitamin E juga dikenal sebagai “vitamin kesuburan” karena terbukti memegang peranan penting bagi kesuburan manusia.

Bagi anda yang suka sekali mengemil, tetapi ingin mempertahankan berat badan, biji bunga matahari dapat menjadi pilihan yang tepat. Biji bunga matahari memiliki kandungan lemak jenuh yang sangat rendah dan tidak mengandung kolesterol. Biji bunga matahari justru mengandung komponen fitosterol yang dapat menekan angka kolesterol dalam darah dan mencegah berbagai kanker.

Biji bunga matahari juga merupakan sumber asam lemak omega-6 yang sangat baik. Omega-6 berperan penting untuk mengatur kerja kardiovaskuler, seperti tekanan darah, kadar kolesterol, fungsi hormonal, kekebalan tubuh, serta pembentuk membran sel dan sel-sel syaraf. Oleh karena itu, biji bunga matahari sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

BAIK UNTUK KEHAMILAN
Biji bunga matahari juga kaya akan mineral magnesium dan selenium yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Magnesium sangat bermanfaat untuk mereduksi tekanan darah tinggi dan mencegah migrain, mengurangi resiko serangan jantung dan stroke, serta menjaga kesehatan tulang. Sedangkan selenium mempunyai peranan penting untuk mencegah kanker karena berfungsi sebagai antioksidan.

Biji bunga matahari kaya akan tiamin (vitamin B1). Tiamin sangat penting untuk mengatasi penyakit beri-beri. Biji bunga matahari juga merupakan sumber asam folat yang baik. Asam folat merupakan zat gizi esensial dan merupakan bagian dari vitamin B kompleks. Asam folat sangat penting bagi wanita hamil. Folat bermanfaat untuk mencegah terjadinya neural tube defect (NTD), yaitu cacat bawaan pada bayi yang terjadi karena kekurangan asam folat ketika janin dalam kandungan ibu.

Penelitian Czeizel tahun 1993 di Hongaria, memperlihatkan bahwa konsumsi asam folat sebanyak 0,4 mg per hari sebelum hamil dapat menurunkan risiko NTD sebesar 50%. Sementara itu, penelitian Berry dan rekannya di Cina tahun 1999 menemukan bahwa resiko NTD bisa diturunkan sebanyak 85% dengan cara mengkonsumsi asam folat sebesar 0,4 miligram sebelum dan di awal kehamilan.

KANDUNGAN GIZI PER 100 gr BIJI BUNGA MATAHARI
1.    Vitamin E    50,2 mg
2.    Vitamin B1 (Thiamin)    2,27 mg
3.    Mangan    2,02 mg
4.    Magnesium    354 mg
5.    Tembaga    1,75 mg
6.    Triptofan    0,27 mg
7.    Selenium    59,49 mcg
8.    Fosfor    705 mg
9.    Vitamin B5    6,74 mg
10.    Asam Folat    227,3 ?g

—Sumber : http://www.whfoods.org
Nancy S Greer dari Institute of Medicine Report Food and Nutrition Board pada tahun 2002 menganjurkan agar perempuan usia produktif mengkonsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram per hari. Untuk mencegah NTD, Greer menganjurkan dosis yang lebih besar, yaitu 4.000 mikrogram per hari.—

KAYA ASAM LINOLEAT TERKONJUGASI (ALT)
Biji bunga matahari merupakan sumber asam linoleat terkonjugasi (ALT) yang tidak mengandung kolesterol. ALT merupakan asam lemak linoleat dimana ikatan rangkapnya yang berjumlah dua, tidak dapat dipisahkan oleh dua ikatan tunggal, tetapi hanya dipisahkan oleh satu ikatan tunggal.

Asam linolet terkonjugasi (ALT) pertama kali diisolasi dari daging sapi oleh peneliti Michael Pariza dari Universitas Winconsin yang saat itu sedang meneliti zat antikarsinogenik. ALT ternyata memiliki aktivitas mencegah terjadinya tumor. Pada tikus, ALT ternyata mampu mencegah terjadinya kanker kulit, payudara dan usus, akibat paparan senyawa karsinogenik (penyebab kanker).
ALT memang paling banyak terdapat pada susu yang mncapai 5,5 mg/kg dan daging sapi yang mencapai 4,3 mg/kg lemak. Namun, kedua bahan pangan tersebut mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Kadar ALT pada biji bunga matahari berkisar 0,2-0,4 mg/kg lemak. Walaupun kadarnya relatif rendah, tetapi ALT pada biji bunga matahari sangat berperan untuk membantu menurunkan timbunan lemak pada penderita obesitas.

Penelitian Murwani (2003) menunjukkan bahwa pemberian ALT kepada tikus dan ayam, dapat menurunkan total lemak pada tubuh hewan tersbeut, sedangkan jaringan otot dan kerapatan tulangnya meningkat. ALT ini diduga mencegah penimbunan lemak dan melepaskannya ke dalam darah. Sel-sel otot kemudian menggunakannya sebagai sumber energi.

Percobaan pada ternak menunjukkan bahwa pemberian ALT dapat meningkatkan koversi pakan, yaitu menaikkan bobot badan dan protein yang lebih besar hanya dengan pemberian sedikit pakan. Pemberian ALT mampu menaikkan jaringan otot dan menurunkan total lemak tubuh sehingga merupakan alternatif untk mengganti pemakaian hormon pertumbuhan yang dapat meninggalkan residu pada daging ternak.

Efek ALT terhadap penurunan lemak tubuh telah mulai dilirik oleh industri kecantikan. Beberapa industri telah membuat gel yang mengandung ALT. Dengan mengoleskan gel tersebut pada bagian-bagian yang berlemak, diaharapkan dapat mengurangi timbunan lemat di bawah kulit. ALT juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penambahan ALT pada kelinci yang diberi tambahan kolesterol pada pakannya, dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (low density lipoprotein atau lemak jahat) darah.

Pada konsentrasi rendah, ALT dapat membunuh dan mencegah pertumbuhan sel-sel kanker kulit, kolon, payudara, secara in vitro (di laboratorium pada kultur sel). Kemampuan tersebut kemungkinan disebabkan oleh aktivitas antioksidan dari ALT. ALT juga dapat pula memodifikasi aktivitas enzim yang berhubungan dengan karsinogenesis eperti ptotein kinase C.

ALT juga sangat baik untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh ketika sakit. Pada saat infeksi terjadi di dalam tubuh kita, sistem kekebalan tubuh akan merespon dan mulai melakukan pertahanan dengan melakukan serangan terhadap sumber penyakit (bakteri, virus, dan sebagainya). Pada saat melakukan serangan, akan dihasilkan molekul cytokine yang dikenal dengan nama tumor necrosis factor alpha (TNFalfa).

Selain dapat membasmi sumber penyakit, TNFalfa juga dapat mencederai sel-sel sehat sehingga sel-sel otot akan mengalami degradasi dan menyebabkan kehilangan bobot tubuh (kurus). Ternyata, dengan pemberian ALT, pengaruh buruk TNFalfa pada sel-sel otot dapat ditangkal, sehingga hewan yang sakit atau divaksinasi tidak perlu kehilangan bobot tubuh. Yang lebih menguntungkan lagi adalah ALT dapat meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh melawan penyakit melalui peningkatan jumlah sel-sel kekebalan.

ANEKA PRODUK OLAHAN
Biji bunga matahari yang masih segar dapat dicium dari aromanya. Jangan membeli biji bunga matahari yang sudah berbau tengik dan berwarna kekuning-kuningan. Jika idak habis dikonsumsi, biji bunga matahari sebaiknya dikemas dalam plastik yang rapat dan disimpan didalam lemari pendingin.
Biji bunga matahari saat ini telah banyak dijual sebagai snack kwaci dalam kemasan. Agar khasiat dari biji bunga matahari maksimum untuk tubuh maka cara konsumsinya harus diperhatikan. Dalam mengonsumsi biji bunga matahari sebaiknya tidak ditambahkan garam karena kadar garam yang tinggi dapat memicu tekanan darah tinggi. Konsumsi dalam bentuk kwaci harus dibatasi.
Ekstrak minyak dari biji bunga matahari juga sudah banyak terdapat di pasaran. Minyak dari biji bunga matahari dapat digunakan untuk memasak untuk salad oil. Suhu pemasakan dengan menggunakan media minyak biji bunga matahari, sebaiknya tidak dilakukan pada suhu tinggi,  supaya kualitas minyak dan khasiat zat gizi yang terkandung didalamnya tidak rusak. Sebaiknya minyak biji bunga matahari tidak digunakan untuk pemasakan berulang. Oleh karena itu, pemakaian minyak dalam menggoreng harus dibatasi agar habis sekali pakai, supaya tidak dihasilkan minyak jelantah.

Selain sebagai snack dan minyak, biji bunga matahari juga digunakan sebagai jamu. Biasanya, biji bunga matahari ditumbuk halus, diseduh dengan air panas dan diminum. Ada pula yang mencampur biji bunga matahari ke dalam masakan.

Mayarakat Mediterania biasa mengonsumsi biji bunga matahari dengan cara dipanggang, setelah itu biji ditaburi dengan garam dan flavor. Di Timur Tengah, biji bunga matahari panggang disebut garinim. Garinim merupakan salah satu menu favorit penduduk disana. Sedangkan di Eropa dan negara-neraga Barat, biji bunga matahari biasanya dibuat selai. Selain itu, biji bunga matahari juga biasa diolah menjadi bubuk yang dapat ditaburkan ke dalam makanan.

MANFAAT MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI
Para penelti menemukan bahwa sebuah diet diperkaya oleh konsentrasi tinggi dari asam lemak tak jenuh ganda dan tunggal terdapat pada minyak bunga matahari, yang merupakan minyak yang terbaik untuk menurunkan kolesterol jahat “LDL” diantara 31 Pria dan Wanita.

Fakta membuktikan bahwa peneliti menekankan pentingnya penggantian lemak jenuh dengan diet yang seimbang dari lemak tak jenuh ganda dan tunggal.  Sementara minyak minya zaitun diperkaya dengan lemak tak jenuh tunggal, itu jauh dibawah asam lemak tak jenuh ganda. Penyeimbangan yang ketat antara dua bentuk diet lemak yang sehat mungkin merupakan kunci untuk mengurangi kolesterol menurut penelitian baru.

Minyak bunga matahari mensupply kedua bentuk dari lemak menjadi alasan untuk cara  melawan LDL menurut laporan dari Journal of the American Dietetic Association. Lemak jenuh kebanyakan ditemukan pada produk hewani, termasuk daging dan produk susu dengan kadar lemak yang lebih tinggi. Asam lemak tak jenuh baik yg tak jenu tunggal atau ganda banyak di temukan pada makanan seperti minyak sayur, kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan yang gemuk. Tetapi minyak sayur berbeda dalam hal konsentrasi untuk kedua type dari lemak tak jenuh. Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggaltetapi mempunyai kadar PUFA yang rendah dan lebih jenuh dibandingkan dengan minyak sayur termasuk minyak canola dan minyak bunga matahari.

Minyak bunga matahari yang digunakan di dalam penelitian dijual sabagai NuSun oleh Asosiasi Nasional Bunga Matahari, yang merupakan sebuah produk baru yang dibuat untuk makanan komsersial yang bebas dari lemak trans. Lemak ini dibentuk ketika minyak sayur  melalui proses kimia yang disebut hydrogenation, yang membuat minyak lebih padat dan dapat digunakan untuk proses memasak  komersial. Masalah dengan lemak trans, yang ditemukan pada produk pemangganan komsersial seperti makanan snack dan margarine adalah lemak jenuh yang dapat menyebabkan naiknya level kolesterol LDL.

Menurut peneliti yg dipimpin oleh Dr. Penny Kris-Etherton of Pennsylvania State University in University Park. Keseimbangan dari lemak tak jenuk ganda dan tunggal mungkin memberikan manfaat kolesterol.

Dr. Penny Kris-Etherton dan koleganya meneliti 31 orang untuk diet selama 4 minggu terhadap 3 macam minyak yaitu minyak bunga matahari, minyak zaitun dan minyak diet merek American. Dua dari minyak diet tsb mengadung lemak jenuh, tetapi minyak bunga matahari mempunyai keseimbangan yang lebih besar antara lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Minyak American diet memiliki lebih banyak lemak jenuh dan  lebih banyak lemak dibandingkan dengan dua minya lainnya.

Setelah mengikuti diet minyak bunga matahari,  para peserta penelitian menunjukkan berkurangnya kadar LDL sebesar 6% dibandingkan dengan dengan peserta yang mengkonsumsi minyak diet American.  Pada peserta yang mengkonsumsi minyak zaitun tidak menunjukkan adanya efek yang berarti terhadap kadar LDL mereka. Peneliti mengatakan bahwa campuran asam lemak tak jenuh memberikan manfaat yang paling besar terhadap kesehatan.
(SOURCE: Journal of the American Dietetic Association, July 2005).

Dikutip dari Buku : Sehat Dengan Hidangan Kacang Dan Biji-bijian Hal. 57-62. Oleh : Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS  (www.herbal-bungamatahari.com/artikel/).

___________________

ARTIKEL TERKAIT: